Strategi Pesantren Ampuh Lindungi Bangsa dari Radikalisme dan Terorisme

Berbicara solusi atas radikalisme dan terorisme di Indonesia, Aktivis Muda NU, Ahmad Baso mengingatkan agar pemerintah senantiasa melibatkan pesantren. Menurutnya, strategi pesantren ini sangat ampuh meredam infiltrasi ideologi Islam asing yang menggerogoti bangsa.

“Bagaimanapun kalau berbicara tentang solusi terhadap masalah terorisme dan radikalisme memang harus kita kembali kepada strategi pesantren. Karena pesantrenlah yang memperkenalkan cara pertama untuk melindungi bangsa ini dari berbagai macam paham dari luar yang menggerogoti bangsa ini” ” kata Ahmad Baso kepada Lazuardibirru.

Setidaknya ada dua arus Islam yang menurut Ahmad Baso yang bisa melemahkan sendi-sendi kebangsaan. Yang pertama adalah pemahaman Islam yang dari Timur Tengah yang terepresentasi oleh Islam radikal/fundamental dan Islam yang diinjeksi dari pemahaman Barat semacam Islam Liberal.

“Oleh karena itu untuk menangkal pengaruh-pengaruh jahat dari ideologi-ideologi dari luar, dari Timur Tengah maupun dari Amerika, perkuat pesantren dan jaringannya” ungkap Ahmad Baso.

Bahkan lebih jauh lagi, Ahmad Baso mengungkapkan bahwa pesantren adalah basis pertahanan bangsa baik secara budaya dan peradaban.

“Karena di mana lagi ada basis pertahanan bangsa ini. Basis pertahanan kebudayaan, basis pertahanan secara peradaban sampai kepada basis pertahanan secara keagamaan itu hanya ada di pesantren. Kalau tidak ada itu, habis sudah resource bangsa ini” pungkas Ahmad Baso. [Mh]