SMAN 27 Bandung Jadi Sekolah Perintis Sadar Hukum di Jabar

SMAN 27
SMA Negeri 27 Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — SMA Negeri 27 Kota Bandung dicanangkan sebagai Sekolah Perintis Forum Pelajar Sadar Hukum di tingkat Provinsi Jawa Barat.

IMG_8743
SMA Negeri 27 Bandung

Rintisan Forum Pelajar Sadar Hukum ini dilatarbelakanginya perilaku menyimpang dan perbuatan negatif yang melanggar aturan atau biasa disebut kenakalan remaja.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jabar I Wayan Kadusak mengatakan, untuk menetapkan suatu sekolah menjadi sadar hukum harus memenuhi kriteria diantaranya terdapat Forum Pelajar Sadar Hukum, bebas dari narkotika dan obat-obatan terlarang, tidak ada tawuran dan pungutan liar.

“Juga tidak ada bullying, perbuatan menjiplak, ketaatan terhadap peraturan lalu lintas, dan tingginya kesadaran terhadap kebersihan dan pelestarian lingkungan,” kata dia saat pencanangan Sekolah Perintis Forum Pelajar Sadar Hukum di Jabar, Selasa (24/9).

Untuk itu, pihaknya mengaku terus menerus melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar dan juga perguruan tinggi di Jabar.

Kepala Sekolah SMAN 27 Yanyan Supriatna mengungkapkan, di setiap kelas mempunyai kelompok sadar hukum yang dibina Fakultas Hukum Unpas dan Kemenhumham Jabar.

Kelompok atau forum ini diharapkan dapat meminimalisir kenakalan remaja dan untuk dirinya sendiri. Pembinaan ini, kata dia, diharapkan dapat memberi keteladanan baik kepada guru, murid, staf sekolah dan lingkungan di sekitarnya.

“Sehingga Bandung menjadi kota yang sadar hukum, bermartabat dan juara,” kata dia.

Pengurus Forum Sekolah Sadar Hukum, Idgom dan Trinesia mengatakan, forum ini bukanlah ajang menghapal pasal per pasal. Ia mengatakan, forum ini bagaimana memupuk siswa untuk berinteraksi dengan teman-teman dan lingkungan.

“Bagaimana kita untuk sadar hukum yang paling kecil misalnya tidak merokok dan tawuran,” kata dia.

Menteri Hukum HAM Amir Syamsudin merasa bangga dengan apa yang dilakukan oleh SMAN 27 Bandung. Ia berharap, sekolah-sekolah lain dapat mencontoh dan menjadi sekolah sadar hukum.

“Patut diacungi jempol karena kriteria sekolah sadar hukum ini belum tentu dapat dipenuhi oleh orang dewasa sekalipun,” kata dia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s