‘Rp 50 Juta Dijamin Masuk Sekolah Favorit’

'Rp 50 Juta Dijamin Masuk Sekolah Favorit'
Verifikasi PPDB: Para peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melakukan verifikasi pendaftaran

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2014-2015 belum dimulai, namun Dinas Pendidikan Kota Bandung sudah mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya orang seperti calo yang menjanjikan bisa memasukkan anaknya ke sekolah, khususnya sekolah-sekolah favorit.

Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Bandung mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada dan jangan percaya pada tawaran seperti itu.

“Ada laporan dari masyarakat, ada yang menjanjikan bisa memasukkan anaknya ke sekolah, tidak disebut sekolah mana, tapi yang biasanya kan seperti itu (sekolah favorit),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana, ditemui pada acara Pesta Pedidikan Agama Islam (PAI) SMK Se-Kota Bandung di SMKN 6 Bandung Jalan Soekarno- Hatta, Riung Bandung, Rabu (23/4/2014).

Elih menyebutkan, orang yang mengiming-imingi bisa memasukkan siswa ke sebuah sekolah tersebut tidak tanggung-tanggung meminta biaya hingga Rp 50 juta. Dengan biaya beragam, orang tersebut menjamin bisa memasukkan ke sekolah yang diinginkan.
“Saya menduga, ini pemain, seperti calo,” katanya.

Diakuinya, menjelang PPDB dari pelaksanaan sebelumnya rentan dengan hal-hal seperti itu, termasuk dugaan siswa titipan atau memakai katebelece.

Untuk itu, pada PPDB kali ini pihaknya akan semakin memperketat. Salah satunya, PPDB 2014 akan dilakukan sistem komputerize. Dengan cara ini segala hal terkait PPDB hanya bisa diakses melalui komputer.

“Komputerize untuk meminimalisir atau meniadakan pertemuan tatap muka. Jadi bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa saja terjadi,” katanya.

Elih meminta masyarakat untuk tidak mudah tergoda. Ia juga berharap orang tua tidak memaksakan anaknya masuk ke sekolah tertentu, namun lebih baik disesuaikan dengan nilai dan kemampuannya. Jangan sampai anak salah masuk sekolah.

“Orang tua dari sekarang sudah bisa tahu, anaknya kira-kira diterima di mana. Orang tua harus sadar dengan pilihan. Jangan karena ingin memasukkan ke suatu sekolah. Akhirnya masyarakat jadi kesempatan bagi orang (calo) untuk bermain,” katanya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya sepakat dengan Wali Kota untuk melaksanakan PPDB sesuai aturan bila nanti sudah ditetapkan dalam Perwal. Dan untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini, sudah ada kerjasama. Kalau terbukti melakukan hal-hal seperti itu atau hal- hal lain yang menyimpang dengan aturan PPDB, akan ada sanksi tegas.

“Seperti kata Pak Wali Kota. Tegas saja. Eureunkeun (berhentikan, Red),” katanya.

Meski begitu, pihaknya akan melihat kasusnya lebih dulu. Namun aturan tegas akan diberlakukan kepada siapa pun, termasuk bila ada oknum dari Dinas Pendidikan sendiri atau kepala sekolah yang bermain. Bila dilakukan PNS, ujarnya, sanksinya jelas, mulai teguran hingga sanksi terberat, seperti pemecatan.

Apabila memang ada unsur pidana, maka bisa dilaporkan untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. “Tapi kan penindakan hukum itu butuh bukti dan saksi. Karena itu perlu juga masyarakat untuk proaktif, bisa melapor kalau memang melihat atau mengalami,” katanya. (tif)

Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2014/04/24/rp-50-juta-dijamin-masuk-sekolah-favorit

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s