KEBUTUHAN SHALAT

Sudah menjadi kenyataan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, hal ini disebutkan dalam firman Allah SWT. Q.S. An-Nisa ayat 28:

Artinya: “Allah hendak memberikan keringanan kepadamu[286], dan manusia dijadikan bersifat lemah.”

Keadaan ini memberikan pengertian bahwa manusia sangat membutuhkan Allah SWT dalam segala aktivitasnya. Karena itu, manusia harus memperbanyak berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW telah diberi kemudahan untuk dapat memohon dan berdoa kepada Allah SWT, diantaranya melalui shalat.

Perintah shalat yang disampaikan langsung kepada Rasulullah SAW menunjukkan betapa pentingnya ibadah tersebut dalam kehidupan seorang Muslim. Shalat merupakan kesempatan terbaik untuk membangun hubungan transcendental secara langsung antara makhluk dan Penciptanya (Sang Khaliq). Rasulullah SAW menjelaskan, sujud dalam shalat merupakan salah satu waktu terbaik untuk berdoa.

Shalat yang dilaksanakan dengan khusuk mengantarkan kita menjadi golongan orang-orang yang beriman dan bertakwa. Golongan inilah yang akan memperoleh keuntungan, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Allah SWT berfirman dalam Q.S. Al-Mu’minun ayat 1-2

Artinya: Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya.

Dalam ayat lainnya Allah SWT menegaskan dalam Q.S. Al-Anfal ayat 2-4 yang artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia.”

Shalat pun menjadi benteng bagi kita agar terhindar dari perbuatan keji dan munkar. Allah SWT berfirman dalam Q.S. “bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Jika dilaksanakan oleh semua keluarga, shalat juga akan mengantarkan keluarga itu mampu melahirkan generasi yang baik dan pilihan. Allah SWT telah memerintahkan agar keluarga kita mendidikan shalat. Penegasan soal ini diungkapkan Allah SWT dalam Q.S. Thaha ayat 132.

“dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.”

Allah SWT juga menjelaskan bahwa salah satu karakter generasi yang buruk adalah generasi yang melalaikan shalat.

Uraian tersebut memberi gambaran betapa banyak manfaat dan keutamaan yang akan kita peroleh dengan mendirikan shalat. Ini membuktikan bahwa shalat bukan hanya suatu kewajiban. Shalat juga merupakan kebutuhan bagi seluruh umat manusia. Sampai-sampai, Rasulullah SAW pun tetap merasa perlu terus memperbanyak shalat, meski Allah SWT sudah mengmpuni seluruh dosanya, dan menjamin kehidupa yang mulia di akhirat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s